Persyaratan Pengajuan Visa Indonesia

Sebelum menikah, suami masih menggunakan Visa On Arrival tiap kali berkunjung ke Indonesia. Kalau Visa mau habis, diperpanjang 30 hari lagi di Imigrasi Samarinda. Kebetulan saya dari Samarinda dan suami ngekos di Samarinda selama mengunjungi saya. Namanya juga dalam masa penjajakan, jadi ya kudu dekat-dekat 😅😅😅.

Setelah visa yang diperpanjang masanya habis, mau gak mau waktu itu suami harus pergi ke negara tetangga dan balik ke Indonesia dalam hitungan jam demi mendapatkan VOA. Rada ribet sih, tapi begitulah perjungan cinta si mas bul sebelum menikah dengan saya 😊☺️.

Bersyukur sekali setelah menikah, suami gak perlu lagi keluar masuk negara tetangga😚😚. Karena setelah suami kembali ke negaranya, saya dengan sigap mengajukan visa penyatuan keluarga. Memang sengaja ditunggu-tunggu sih, maksud hati biar aja deh repot perpanjang VOA dan keluar masuk negara tetangga meski harus beli tiket pulang pergi yang harganya lebih mahal dari biaya registrasi pengajuan visa, jadi ntar kalau udah nikah nggak ribet lagi tinggal ngurus visa penyatuan keluarga dan saya bisa menjadi sponsor untuk suami. 🤗🤗🤗🤗

Karena minimnya informasi yang didapat dari internet 🙁😔 perihal syarat pengajuan visa, berangkatlah saya menuju Jakarta. Sebenarnya saya masih gak tau harus kemana setibanya di Jakarta. Tapi dari hasil baca-baca di om gugel, ada yang bilang untuk pergi ke DIRJEN IMIGRASI yang hanya ada di Jakarta. Berhubung saya masih belum yakin dengan arah tujuan saya, bertanyalah saya dengan pihak imigrasi ketika saya tiba di Indonesia (kebetulan waktu itu saya dari Kuala Lumpur), bagaimana cara pengurusan visa dan dimana tempatnya. Namun tak ada satupun yang bisa menjawab. Mereka hanya mengarahkan saya untuk pergi ke Kantor Imigrasi yang ada di Bandara Soekarno Hatta. Saya semakin tidak yakin arah tujuan saya kemana setelah ini, karena jika mau mengurus di kantor imigrasi, di Samarinda pun juga ada kantor imgrasi. Tidak perlulah saya datang jauh-jauh ke Jakarta. Heu~ lelah hayati bang 😓😥

Besok paginya tanpa pikir panjang saya putuskan untuk pergi ke Direktorat Jendral Imigrasi. Setibanya disana, saya langsung menemui pak satpam yang sedang berjaga dan menanyakan apakah benar jika pengurusan visa Indonesia berada disini. Alhamdulillah si Bapak langsung mengarahkan ke ruangan pengurusan visa. Dengan membawa surat permohonan dan jaminan serta buku nikah dan fotokopi kartu keluarga, saya pun menuju konter informasi. Tanpa tahu jam istirahat akan tiba sebentar lagi, pegawai yang ada  di konter informasi memberikan nomor urut dan meminta saya untuk datang lagi setelah jam istirahat selesai. Alhasil dengan sabar saya menunggu beberapa jam sampai konter dibuka. Setelahnya dibuka, menurut konter informasi saya harus kembali lagi besok pagi karena loket registrasi sudah tutup pada siang hari 😑. Tak lupa mba-mba yang bertugas di konter informasi, memberikan saya selembar kertas tentang persyaratan pengajuan Visa Tinggal Terbatas untuk penyatuan keluarga.

Saran untuk yang mau mengajukan visa, sebaiknya datang jam 8 pagi. Karena jam 10 pagi, loket registrasi sudah ditutup. Adapun persyaratan yang harus dilengkapi untuk pengajuan persetujuan Visa Tinggal Terbatas untuk penyatuan keluarga sebagai berikut:

  1. Membuat Surat Permohonan dan Jaminan dari orang asing atau penjamin
  2. Fotokopi paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku selama 18 bulan
  3. Bukti memiliki biaya hidup bagi dirinya atau keluarganya (rekening tabungan)
  4. Untuk perkawinan ditambah fotokopi akta perkawinan atau buku nikah
  5. Untuk anak hasil perkawinan sah antara Orang Asing dan WNI ditambah fotokopi akta kelahiran, fotokopi akta perkawinan atau buku nikah orang tua, fotokopi KTP ayah/ibu, fotokopi kartu keluarga ayah/ibu
  6. Untuk anak belum berusia 18 tahun menggabungkan diri dengan orang asing ditambah fotokopi akta kelahiran, fotokopi akta perkawinan atau buku nikah orang tua, fotokopi KITAS atau KITAP orang tua
  7. Map warna hijau

Untuk saldo rekening tabungan, minimal tertera 2,5juta menurut informasi yang saya dapat. Lebih dari itu, alhamdulillah ya 😚😚😚😚

Berikut contoh Surat Permohonan dan Jaminan yang saya dapatkan dari pihak Dirjen Imigrasi. Silahkan di klikuntuk mengunduh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s