Kenapa Harus Vaksin Flu?!

Kenapa Harus Vaksin, Kesehatan, Zona Bayi, Zona Bunda

img_0748

Sabtu, 27 Juli 2019 – Diriku hadir dalam Blogger Gathering yang bertemakan โ€œBack To School, Kenapa Harus Vaksin?โ€

img_1163

Acara ini membahas tentang penyakit influenza dan solusi pencegahan penyakit influenza agar kita dapat melindungi si Kecil ๐Ÿ‘ถ๐Ÿป bersama dr. Attilla Dewanti, Sp.A(K) dan Mom Seleb kesayangan kita Maya Septha.

img_0820

Mengangkat tema Back To School, venue dihiasi dengan dekorasi layaknya sekolahan. Ada playground yang diisi ball pool dan pojok mewarnai. Dipojok mewarnai ini, ada bangku dan meja yang diatasnya tersedia crayon serta kertas bergambar.

Kemudian diseberang playground, ada penjual-penjual jajanan tradisional yang membuat diriku bernostalgia dengan masa SD ku. Ada penjual telor, es goyang, gulali, dan kue cubit.

KENAPA HARUS VAKSIN?

Apa yang bunda ketahui tentang flu? Sejauh ini, diriku mengetahui dua jenis flu, yakni influenza dan common cold. Gejala antara penyakit influenza dan common cold memang mirip. Karenanya banyak penyakit virus bukan influenza yang disebut flu.

img_1160

Flu yang menular melalui bersin dan batuk, membuat anak-anak atau orang dewasa gampang tertular. Oleh sebab itu, ketika sedang bersin atau batuk dianjurkan untuk menutup dengan tangan. Sehingga flu yang diderita, tidak menyebar luas.

Infonya, 7.000 – 26.000 anak-anak di bawah 5 tahun telah di rawat di rumah sakit setiap tahunnya karena influenza. Hampir semua orang pernah sakit flu, namun sebagian besar dari mereka sering sekali meremehkan dan menganggap bahwa sakit flu itu tidak berbahaya. Termasuk diriku ๐Ÿ˜ฆ

img_1159

Fakta bahwasanya anak pertama ku yang tidak mendapatkan vaksin rutin sesuai usianya, membuat Omar sering terserang sakit flu. Hampir setiap bulan dirinya terserang flu yang disertai demam selama satu hingga dua hari. Hal inilah yang menyebabkan Omar tidak menerima vaksin sesuai anjuran usianya. Di saat waktunya vaksin, biasanya Omar sedang demam dan flu.

Sakitnya Omar bukan semata-mata tertular dari orang-orang yang tinggal didalam rumah. Karena hanya ada diriku, Omar dan ayahnya. Sehari-harinya kami pun menghabiskan waktu bersama dirumah. Sebab suamiku yang berkerja remote, melakukan semua pekerjaannya dirumah melalui laptop yang terhubung dengan internet.

img_1157

Berangkat dari fakta tersebut, saya menyadari bahwasanya sakit flu yang sering diderita Omar tertular dari lingkungan sekolahnya. Saya amati hampir tiap minggu ada saja yang sedang sakit flu, baik itu gurunya, teman-teman Omar atau wali murid yang mendampingi dikelas. Sejak usia 18 bulan, Omar sudah saya masukkan ke kelas pre nursery dan beberapa kali mengikuti pop up class pre toddler. Tujuannya agar Omar bisa bersosialisasi dengan anak-anak seumurannya yang tidak mungkin dia dapatkan dilingkungan apartemen tempat kami tinggal.

ba842794-2536-42e1-9b09-e47874e74ab0

Dibalik melatih sosialisasi dan sensori Omar, ada dampak negatif yang harus saya hadapi disetiap bulannya. Selama hampir satu minggu disetiap bulannya, saya selalu kehilangan waktu berharga bermain bersama Omar. Terkadang selama satu hingga dua malam, saya kesulitan tidur karena Omar terserang sakit flu. Omar yang rewel ketika sedang demam, mengharuskan diriku berjaga semalaman. Membuat Omar kembali nyaman dan tertidur nyenyak, menjadikan diriku sebagai perawat dadakan yang harus sigap dan kuat.

img_0848Pertolongan pertama yang bisa aku berikan, adalah menenangkan Omar dengan sentuhan pijat-pijatan lembut ke badannya. Biasanya saya akan mematikan aircon dan membuka pakaiannya atau menggantinya dengan baju yang tipis ketika suhu badannya naik. Hal ini bertujuan agar panas tubuhnya menurun. Normalnya demam akan turun dalam satu malam. Jika demam turun namun flu berlanjut selama 4 hari, biasanya saya membuat janji dengan dokter anak untuk berkonsultasi tindakan lanjutan atau perawatan apasaja yang bisa Omar terima.

img_0809

Sebenarnya diriku juga tidak serta merta menganggap remeh penyakit flu itu tidak berbahaya. Terkesan mengabaikan sakitnya Omar hingga 4 hari, bukan berarti diriku menyepelekannya. Beristirahat merupakan obat utama flu. Dan perawatan dirumah dengan menjaga kebersihan seperti mencuci tangan dengan sabun dan air hangat serta memastikan kondisi tempat tidur yang jauh dari kotoran pun sudah kulakukan.

img_1154

 

VAKSIN FLU SETIAP TAHUN

Berhubung Omar sudah mendapatkan vaksin flu, hal itulah yang membuat diriku tidak mencemaskan risiko komplikasi yang dibawa oleh infulenza. Selain itu, aku tidak menemukan bahaya pada tanda-tanda anak terkena sakit flu. Seperti;

  • Demam mencapai suhu 39,4 Celcius sampai 40,5 Celcius. Biasanya suhu badannya Omar berada direntan 37 Celcius hingga 38 Celcius.
  • Nyeri di badan. Selama ini Omar tidak mengeluhkan rasa sakit dibadannya.
  • Sakit kepala.
  • Sakit tenggorokkan.
  • Batuk yang semakin parah.
  • Pilek dan hidung mampet.

Influenza atau flu adalah penyakit pernapasan menular yang disebabkan oleh virus influenza yang menginfeksi hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Untuk melindungi anak dan keluarga dari flu, cara pertama dan terbaik adalah dengan mendapatkan vaksin flu tahunan untuk orang tua dan anak. Vaksinasi tahunan untuk semua anak berusia 6 bulan keatas. Karena obat yang tepat untuk flu adalah antivirus, bukan antibiotik. Antibiotik baru diberikan jika penyakitnya bertambah parah atau menderita pneumonia maupun infeksi paru-paru lainnya.

img_1156

CARA MELINDUNGI ANAK DARI VIRUS INFLUENZA

  1. Pencegahan influenza dapat dilakukan melalui vaksinasi yang harus dilakukan setiap tahunnya.
  2. Vaksinasi flu direkomendasikan untuk semua orang yang berusia 6 bulan ke atas setiap tahunnya.
  3. Vaksin flu dibuat menggunakan langkah-langkah keamanan dan produksi yang ketat. Jutaan orang telah aman menerima vaksin flu selama beberapa dekade.
  4. Selain itu, kita perlu membatasi kontak dengan orang yang terkontaminasi virus influenza, serta menjaga kebersihan dengan cara sering mencuci tangan dengan sabun dan air hangat. Jika sabun dan air tidak tersedia, gunakan antiseptik berbasis alkohol.

 

img_1155-1

Jika ada yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang Vaksin Flu, silahkan kunjungi Instagram Kenapa Harus Vaksin untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai virus influenza dan vaksin flu.

#KenapaHarusVaksin

#TUMBloggersMeetUp

#4BetterProtection

#LawanFluDiSekolah

 

#TUMBloggerMeetUp with Johnsons Baby

#SentuhanCinta

Selasa, 5 Juni 2018 adalah hari yang berkesan untuk Omar dan mama. Hari dimana mama menyadari bahwa sentuhan cinta yang mama berikan sedari dulu akan sangat bermanfaat untuk tumbuh kembang Omar dimasa yang akan datang.

Omar menjadi seorang Tahfiz

Jadi sejak Omar baru lahir, mama selalu mengawali hari dengan #SentuhanCinta ๐Ÿ’™ Ternyata dengan adanya kontak fisik antara mama dan Omar, membuat ikatan emosional diantara kami berdua semakin kuat. Kontak fisik juga merangsang stimulatisi sensorik Omar. Yang mana hal tersebut merupakan kunci pertumbuhan, komunikasi serta pembelajaran untuk Omar๐Ÿ˜Š. Sentuhan sederhana penuh cinta yang dilakukan ketika mandi pun menjadi waktu yang tepat untuk membangun ikatan antara mama dan Omar. Kebetulan mamanya Omar bukan pekerja kantoran. Jadi, momen sebelum mandi dan ketika mandi bisa kami habiskan dengan santai tanpa terburu-buru ๐Ÿ’™

Pijat bayi merupakan salah satu kontak fisik yang dapat membantu merangsang stimulasi sensorik pada bayi yang bermanfaat bagi kesehatan perkembangannya. Mengingat berdasarkan data Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012, ternyata terdapat 70.000 bayi kurang beruntung dan kehilangan nyawa sebelum 28 hari pertamanya.

Johnson’s peduli akan hal itu dan ingin mengajak para orang tua untuk mendukung gerakan #SentuhanCinta. Beli produk Johnson’s di toko yang berpartisipasi untuk berdonasi ke Save The Children. Bantu kami sebarkan gerakan #SentuhanCinta ini ke seluruh Indonesia, agar seluruh bayi di Indonesia dapat bertahan dan menjadi sehebat apapun yang ia mau.

Source:

https://www.facebook.com/1458180127749573/posts/2153265364907709/